Perhatikan Sistem Cuk Otomatis Yamaha Xeon 125, Kalau Ditinggal Lama, Aki Bisa Tekor, Bro!

Motorplus - Selasa, 11 Februari 2014 | 09:13 WIB

Cuk otomatis Xeon 125

Menurut info yang kami dapat, sistem cuk otomatis Yamaha Xeon 125 karbu kadang suka menimbulkan masalah di aki. Yakni bila motor ditinggal lama, aki lama-lama akan tekor sehingga membuat motor susah distart pakai electric starter. Masa sih?

“Sistem cuk otomatis Xeon agak unik. Ada arus yang tetap stand by di CDI meski kunci kontak dimatikan (Off). CDI di Xeon selain berfungsi mengatur pengapian, juga mengontrol kerja cuk otomatis,” bilang Tomy Huang, bos PT Trimentari Niaga di Cibinong, Jawa Barat, selaku produsen otak pengapian merek BRT.

Saat kontak Off, ada arus yang ngalir ke CDI untuk sistem cuk

Nah, arus yang stand by inilah yang disinyalir dapat menyedot setrum dari aki bila motor lama tidak dipakai. “Analoginya kayak TV kita matikan pakai remote. TV tidak benar-benar mati, melainkan dalam kondisi stand by. Masih ada arus yang dipakai oleh TV,” jelas Tomy.

Menanggapi hal ini, M. Abidin, GM Technical Service PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing angkat bicara. “Arusnya (yang stand by) sangat kecil. Sebenarnya motor atau kendaraan yang menggunakan battery, kalau tidak digunakan lama battery-nya pasti akan masalah (tekor, red),” tukasnya.

Diagram terminal soket CDI Xeon 125. Ada 2 tegangan yang masuk

Oh iya, system kerja cuk otomatis Xeon ini kata Abidin, saat kondisi mesin panas, arus listrik langsung diambil dari battery untuk dikirim ke coil pada cuk. Coil ini kemudian menggerakkan plunger yang ada pada cuk untuk menekan lubang aliran bensin dari ruang pelampung. “Tapi, saat mesin dingin, arusnya berhenti mengalir ke chooke,” terangnya.

"Masalahnya ketika motor usai dipakai dan mesin masih panas, meski kontak sudah Off, masih ada arus mengalir ke cuk. Ini akan jadi kendala bila kondisi aki tak prima," ujar Tomy. (www.motorplus-online.com)

Editor : Motorplus

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA